Denpasar – Mengusung tema “Sarana Nincapang Kasukretan Jagat Bali Niskala–Sakala”, Gelar Agung Pecalang Bali 2026 digelar di Lapangan Puputan Margarana, Sabtu (7/3/2026).

Belasan ribu pecalang dari sekitar 1.500 desa adat di Bali mengikuti kegiatan ini sebagai momentum memperkuat konsolidasi dalam menjaga keamanan dan keharmonisan Bali menjelang Hari Raya Nyepi. Tema kegiatan menegaskan peran pecalang tidak hanya menjaga keamanan secara fisik (sekala), tetapi juga menjaga keseimbangan spiritual (niskala).

Dalam sambutannya, I Wayan Koster selaku Gubernur Bali yang juga bertindak sebagai Manggala Utama menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi pecalang di seluruh Bali untuk memperkuat peran dalam menjaga ketertiban dan kelancaran rangkaian perayaan Nyepi.

“Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi bagi para pecalang untuk memperkuat peran dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta kelancaran pelaksanaan Hari Raya Nyepi di seluruh Bali,” ujar Koster.

Ia juga menekankan agar pecalang tetap solid dalam menjalankan tugas ngayah dengan disiplin dan tanggung jawab demi menjaga Bali tetap kondusif.