Denpasar — Sinergi Desa Adat Kesiman bersama lintas sektor mewarnai pelaksanaan Gerakan Bali Bersih di Pantai Padanggalak, Minggu (01/3).
Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali, I G. A. K. Kartika Jaya Seputra, S.H., M.H., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap peran aktif Desa Adat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Aksi bersih pantai dilakukan dari kawasan timur Pura Campuhan Windu Segara hingga utara Pelabuhan Sanur dengan melibatkan siswa, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, komunitas peduli lingkungan, TNI, Polri, serta krama adat. Selain pembersihan sampah, kegiatan juga diisi dengan penyemprotan eco enzyme untuk membantu menjaga kualitas udara di kawasan pesisir.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah pada 2 Februari 2026, yang menekankan percepatan penanganan persoalan sampah. Pemerintah Provinsi Bali melalui kebijakan Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan bahwa isu sampah menjadi program super prioritas mendesak demi menjaga Bali yang bersih, sehat, dan lestari.
